EducationMakassarNews

Perkuat Zona Integritas, Unhas Dorong Peningkatan Layanan Faktual dan Budaya Anti-Gratifikasi

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan perguruan tinggi menuntut perubahan nyata yang melampaui sekadar kelengkapan administratif.

Lebih dari itu, implementasi reformasi birokrasi harus tercermin secara faktual melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, sinergi lintas lini, dan komitmen kuat terhadap budaya anti-gratifikasi.

Hal tersebut menjadi fokus utama Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam menindaklanjuti hasil evaluasi Tim Penilai Internal (TPI) menuju tahapan Tim Penilai Nasional (TPN).

Wakil Ketua Tim Reformasi Birokrasi (RB) Unhas, Prof. Dr. Andi Kusumawati, menyoroti pentingnya kolaborasi seluruh elemen di Unhas untuk menyukseskan visi tersebut.

BACA JUGA  Kolaborasi Hijau: Kalista Tawarkan Skema Transportasi Listrik ke Pemkot Makassar

Menurutnya, pembangunan Zona Integritas membutuhkan sinergi yang utuh, mulai dari garda terdepan pelayanan hingga seluruh sivitas akademika.

“Dari jenjang terdepan seperti rekan-rekan satuan pengamanan, kita harus saling bersinergi. Saya berharap kita semua mulai dari tenaga kependidikan, dosen, dan khususnya Tim ZI turut andil membangun Zona Integritas di Unhas. Penekanannya ada pada kualitas layanan, anti-gratifikasi, serta mendukung capaian kinerja Bapak Rektor,” jelas Prof. Andi Kusumawati.

Lihat Semua

1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button