SOLUSIMEDIA.ID, JAKARTA – Transformasi kecerdasan artifisial yang berlangsung cepat di berbagai sektor industri mendorong dunia pendidikan melakukan penyesuaian strategis, khususnya pada pendidikan vokasi.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Vokasi memperkuat kolaborasi internasional dengan institusi pendidikan dan industri asal Tiongkok melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tiga pihak.
Penandatanganan kerja sama dilakukan antara Foshan Polytechnic, Guandong Bangpu Recycling Technology Co., Ltd Indonesia Buri Base, dan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin sebagai bagian dari implementasi program internasional “1 + 10 + 100 + 1,000 + 10,000 Project”.
Program tersebut berfokus pada pengembangan pendidikan vokasi, penguatan talenta industri, transfer pengetahuan, serta pengembangan teknologi berbasis kebutuhan industri global.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., turut mendampingi Dekan Vokasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP.
Selain memperkuat hubungan antarlembaga, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi riset terapan, pengembangan kurikulum industri, hingga peningkatan kompetensi lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional.





