Unhas selama ini terus memperluas jejaring kerja sama sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan terapan.
Teknologi kini tidak lagi menjadi pilihan tambahan dalam dunia pendidikan, melainkan telah menjadi kebutuhan utama.
Karena itu, kerja sama internasional seperti yang dibangun bersama mitra Tiongkok dinilai penting untuk mempercepat penguatan kompetensi mahasiswa, pengembangan kurikulum adaptif, hingga peningkatan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri global.
“Pendidikan vokasi menjadi salah satu kunci penting dalam menyiapkan SDM unggul di era transformasi digital. Kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah harus terus diperkuat agar inovasi dan pengembangan teknologi dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan dunia kerja,” jelas Prof JJ.
Sementara itu, Dekan Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Muh. Restu menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan universitas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan vokasi.
Berbagai kerja sama membuka peluang besar bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk meningkatkan kapasitas internasionalisasi sekaligus memperluas pengalaman kerja sama dengan industri multinasional.





