
Muhajir menjelaskan, fokus utama Disdik saat ini adalah memastikan seluruh proses verifikasi dapat dituntaskan sebelum pengumuman hasil seleksi yang dijadwalkan pada 18 Juni 2026.
“Pasalnya, 17 Juni menjadi hari terakhir bagi tim verifikator untuk melakukan pemeriksaan dan validasi berkas pendaftar,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi berbagai kendala di lapangan, Disdik Makassar juga terus mengingatkan seluruh kepala sekolah agar segera melaporkan setiap persoalan yang dihadapi selama pelaksanaan SPMB.
“Kami selalu mengingatkan kepala sekolah, apabila ada kendala di sekolah, segera lakukan pengaduan ke Dinas Pendidikan. Kami memiliki helpdesk yang siap membantu penyelesaian berbagai persoalan teknis maupun administrasi,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku mampu meloloskan calon siswa melalui jalur tertentu dengan imbalan tertentu.
Ia menegaskan tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun titip-menitip dalam pelaksanaan SPMB Kota Makassar Tahun 2026.
“Jangan lagi percaya calo-calo. Silakan datang langsung ke sekolah jika ada yang ingin ditanyakan atau ada hal yang belum dipahami. Semua sudah disiapkan kanal pengaduan dan pelayanan informasi,” tegas Munafri.





