
Karena itu, Yusran mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh opini yang menggiring persepsi bahwa pemerintah bertindak semena-mena terhadap warga.
“Fakta di lapangan menunjukkan proses penertiban selama ini berlangsung kondusif dan tanpa bentrokan. Ini membuktikan bahwa pendekatan dialogis dan kolaboratif yang dilakukan pemerintah mampu membangun kesepahaman dengan masyarakat,” tegasnya.
Forum Komunitas Hijau Makassar pun mendorong Pemkot Makassar untuk terus melanjutkan pola penataan yang mengedepankan aspek lingkungan, estetika kota, kepastian hukum, dan kesejahteraan masyarakat.
“Ketertiban kota, keindahan lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi warga bukanlah hal yang saling bertentangan. Ketiganya dapat berjalan beriringan melalui komunikasi yang baik, aturan yang jelas, dan komitmen bersama menjaga Kota Makassar agar semakin nyaman dan bersih,” tutup Yusran. (*)





