
Dari hasil pemantauan, proses verifikasi pendaftaran dinilai berjalan efektif dan efisien. Pemeriksaan berkas dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dengan dukungan sistem digital yang memungkinkan verifikasi berlangsung lebih cepat, akurat, dan terbuka.
Menurut Munafri, saat ini proses penerimaan siswa baru memasuki tahapan verifikasi jalur non-domisili yang meliputi jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi. Sementara tantangan yang lebih besar diperkirakan akan terjadi saat pembukaan jalur domisili karena jumlah pendaftar yang jauh lebih tinggi.
“Kita tidak mau ada ketidakadilan dalam proses penerimaan siswa baru ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon peserta didik tanpa adanya perlakuan khusus maupun intervensi dari pihak tertentu. Karena itu, seluruh data yang masuk harus diverifikasi secara ketat dan profesional.
Untuk memperkuat transparansi, Pemkot Makassar juga mengandalkan sistem digital melalui aplikasi dan dasbor pendaftaran yang dapat dipantau secara real-time oleh masyarakat.
“Kita menggunakan aplikasi untuk memastikan keterbukaan informasi, akses yang lebih mudah, real-time, dan benar-benar harus dijaga,” kata Munafri.





