
Terkait kesiapan sumber daya manusia, Munafri menyebut jumlah verifikator akan disesuaikan dengan volume pendaftar yang masuk. Jika terjadi lonjakan pendaftar, khususnya pada jalur domisili, jumlah petugas verifikasi akan ditambah agar pelayanan tetap optimal.
“Kalau jumlah pendaftar besar, tentu verifikator harus ditambah. Kita berkejar dengan waktu tetapi kualitas verifikasi juga harus tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Makassar didampingi Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Andi Gita Namira Patigana, jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar, pihak kecamatan, serta pihak sekolah.
Sementara itu, Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Andi Gita Namira Patigana, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi menunjukkan progres verifikasi SPMB terus mengalami peningkatan.
Pada hari kedua pelaksanaan, rata-rata penyelesaian verifikasi di sejumlah sekolah masih berada di bawah 50 persen. Namun hingga Rabu (17/6/2026), progres tersebut meningkat signifikan dan mencapai rata-rata sekitar 70 persen.
“Alhamdulillah hari ini saya lihat progres verifikasi sudah mencapai sekitar 70 persen,” ujarnya.





