
Meski demikian, Gita menilai koordinasi antara Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah yang masih memiliki tunggakan verifikasi perlu terus diperkuat agar seluruh proses dapat diselesaikan tepat waktu sebelum pengumuman hasil seleksi.
Menurutnya, keterlambatan verifikasi umumnya terjadi di sekolah-sekolah favorit yang menerima jumlah pendaftar cukup besar, khususnya melalui jalur prestasi.
Menghadapi pembukaan jalur domisili yang diperkirakan diikuti jumlah pendaftar lebih besar, Pemerintah Kota Makassar juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, baik dari sisi infrastruktur teknologi maupun sumber daya manusia.
“Untuk persiapan teknis, kami sudah menyiapkan kapasitas server yang memadai agar mampu mengantisipasi penumpukan pendaftar pada jalur domisili nanti,” kata Gita.
Selain itu, Dinas Pendidikan telah mengimbau sekolah-sekolah, terutama sekolah favorit dan yang berada di kawasan padat penduduk, untuk menambah jumlah petugas verifikasi guna mempercepat pemeriksaan berkas.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran jalur non-domisili untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP berlangsung pada 15–17 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 18 Juni 2026.





