MakassarNews

Pemkot Makassar Tegaskan Seleksi Pimpinan BAZNAS Berjalan Transparan, Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data

Menurutnya, selain digitalisasi, aspek transparansi dan akuntabilitas juga menjadi prioritas. Seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian dana zakat harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Ketika akuntabilitas semakin baik, maka kepercayaan masyarakat juga akan meningkat. Dampaknya, partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS juga akan semakin besar,” katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Makassar periode 2026–2031, Usman Sofian, menyatakan kepengurusan baru akan memulai penguatan tata kelola melalui penyusunan basis data yang akurat sebagai fondasi pengelolaan zakat yang lebih profesional.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar Resmikan Cetiya Zhen An Kong, Perkuat Semangat Toleransi Antarumat Beragama

“Langkah pertama yang harus kami lakukan adalah memahami secara utuh potensi yang dimiliki Kota Makassar. Karena itu kami membutuhkan big data,” ujarnya.

Menurut Usman, data yang dibangun tidak hanya mencakup mustahik atau penerima manfaat, tetapi juga potensi muzakki sebagai sumber utama penghimpunan zakat, infak, dan sedekah.

“Bukan hanya data mustahik, tetapi yang lebih penting adalah data potensi muzakki beserta potensi zakat, infak, dan sedekah yang dimiliki masyarakat,” jelasnya.

Lihat Semua

BACA JUGA  Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Pastikan Pembangunan Stadion Sudiang Jalan Sesuai Target
Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button