
Pembangunan Jembatan Kaccia menggunakan APBD Tahun Anggaran 2026. Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar 2,3 meter, dengan masa pekerjaan mulai 23 Juli hingga 19 November 2026.
Munafri menyebut progres pembangunan saat ini telah mendekati 20 persen. Dengan perkembangan pekerjaan di lapangan, Pemkot Makassar menargetkan jembatan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 100 hari.
“Progresnya itu sudah mau menuju 20 persen. Artinya, itu akan selesai dalam perhitungan kurang dari 100 hari. 100 hari lah ya, jembatannya kita,” katanya.
Ia menegaskan pembangunan permanen dilakukan untuk memastikan warga mendapatkan akses yang lebih aman dan dapat digunakan sepanjang waktu. Kondisi jembatan lama yang rusak bahkan telah menyulitkan aktivitas warga, khususnya anak-anak yang bersekolah dan mengaji pada malam hari.
“Karena yang parah itu di situ, anak-anak pergi mengaji malam, gelap, lubang-lubang, dan itu sudah puluhan tahun tidak diperbaiki,” ungkap Appi.
Karena itu, Pemkot Makassar memilih konstruksi beton permanen agar jembatan tidak lagi mudah terganggu oleh kondisi maupun kerusakan sebagaimana yang terjadi sebelumnya.





