
“Tahun ini Pemkot menghadirkan sekitar 18 SPAM di sejumlah titik untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber air. Ini akan terus bertambah,” ujarnya.
Pemerintah juga berupaya mempercepat distribusi dengan menambah sarana pendukung, termasuk mesin yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air di tingkat RT dan RW.
“Apa yang kami lakukan, untuk secepatnya memberikan mesin baru karena cuma satu mesin jalan 24 jam untuk cover di RT/RW,” jelasnya.
Di tengah penanganan secara teknis, Pemkot Makassar bersama masyarakat juga melakukan ikhtiar melalui pelaksanaan Salat Istisqa atau salat meminta hujan.
Salat Istisqa digelar di Halaman Timur Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi. Sekitar 1.000 orang mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari jajaran Pemkot Makassar, tokoh agama, imam masjid, RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), pekerja keagamaan hingga masyarakat umum.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turut hadir. Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami Muammar Bakry bertindak sebagai khatib, sementara salat dipimpin Hasan Basri sebagai imam.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar Mohammad Syarief mengatakan, Salat Istisqa menjadi bentuk penghambaan sekaligus ikhtiar untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang.





