
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar memberikan dukungan sarana operasional untuk memperkuat pengelolaan kebersihan di Pasar Sambung Jawa atau Pasar Senggol.
Dukungan tersebut berupa satu unit kendaraan roda tiga jenis Viar yang diserahkan kepada pengelola pasar untuk membantu aktivitas pengangkutan sampah di kawasan tersebut.
Kendaraan itu diserahkan kepada Kepala Pasar Sambung Jawa, Taufik Habir, oleh Direktur Umum Perumda Pasar Makassar Raya, Irfan Darmawan. Penyerahan turut disaksikan jajaran Perumda Pasar Makassar Raya.
Irfan menyampaikan apresiasi kepada DLH Makassar atas tambahan armada tersebut. Menurutnya, fasilitas operasional ini akan membantu petugas dalam menangani sampah yang dihasilkan dari aktivitas perdagangan sehari-hari.
“Ini sangat membantu kelancaran operasional kebersihan di pasar,” ujar Irfan.
Ia berharap armada tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat proses pengumpulan dan pengangkutan sampah. Perumda Pasar Makassar Raya juga meminta agar kendaraan dirawat dengan baik sehingga dapat mendukung pelayanan kebersihan dalam jangka panjang.
Penambahan armada dinilai penting mengingat aktivitas di Pasar Senggol cukup tinggi. Mobilitas pedagang dan pengunjung yang berlangsung setiap hari turut menghasilkan sampah yang membutuhkan penanganan cepat dan teratur.
Karena itu, Perumda Pasar Makassar Raya terus mendorong penguatan fasilitas kebersihan di lingkungan pasar. Kebersihan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kawasan perdagangan yang nyaman, sehat, dan tertata.
Selain mengandalkan petugas kebersihan, pengelola pasar juga mendorong kesadaran pedagang dan pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Dengan tambahan armada dari DLH Makassar, pengelolaan sampah di Pasar Senggol diharapkan semakin efektif. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan fasilitas perdagangan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di dalamnya. (*)





