NasionalNews

LIKE IT Digelar di Banten, OJK Dorong Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan

“Ada beberapa kata kunci yang dapat dilakukan. Pertama, kelola. Kedua, lindungi. Ketiga, tumbuhkan. Kelola uang kita sebelum uang mengendalikan pilihan kita. Lindungi apa yang sudah kita miliki dengan selalu ingat legal dan logis, serta tumbuhkan semuanya dengan tujuan yang jelas,” kata Dicky.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak Fear of Missing Out (FOMO) dan Fear of Other People’s Opinions (FOPO) dalam mengambil keputusan keuangan.

Gubernur Banten Andra Soni menilai literasi keuangan penting agar generasi muda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu mengelola penghasilan, membangun usaha, berinvestasi, dan melindungi diri dari kejahatan keuangan.

BACA JUGA  Penguatan Ketahanan dan Integritas Sektor Jasa Keuangan Mendukung Stabilitas Sistem Keuangan

“Pemerintah Provinsi Banten berharap sinergi OJK Provinsi Banten melalui berbagai program literasi keuangan dapat membangun generasi muda Banten yang bukan hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga siap mengelola penghasilan, membangun usaha, berinvestasi, menjaga dirinya dari kejahatan keuangan, dan akhirnya menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Banten,” ujar Andra Soni.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Annisa M. A. Mahesa meminta anak muda tidak mengambil keputusan investasi secara impulsif. Ia mendorong generasi muda memiliki dana darurat, menghindari utang konsumtif, menggunakan uang dingin untuk investasi, serta memastikan informasi yang digunakan berasal dari sumber yang terpercaya.

BACA JUGA  FIN EXPO 2025: Wujudkan Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button