
Jamaluddin berharap model pengelolaan sampah terpadu yang dikembangkan Unhas dapat diterapkan lebih luas di berbagai daerah. Menurutnya, pendekatan tersebut berpotensi mengurangi timbunan sampah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Pengembangan budidaya maggot, produksi pupuk organik, dan pemeliharaan ayam Alope menjadi bagian dari upaya membangun rantai produksi yang saling mendukung. Pemanfaatan potensi lokal ini juga diharapkan membuka peluang usaha produktif bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Melalui uji coba operasional TPST tersebut, Unhas mendorong pemanfaatan hasil riset untuk memperkuat pengelolaan sampah, menekan emisi, dan mengembangkan ekonomi sirkular. Inisiatif ini diharapkan menjadi model pengolahan sampah berbasis inovasi yang dapat direplikasi untuk mendukung pembangunan rendah karbon dan pelestarian lingkungan. (*)





