
Dari sekitar 20 ribu aduan yang masuk, sebanyak 18.819 aduan telah berhasil diselesaikan atau mencapai tingkat penyelesaian sebesar 91,7 persen.
Selain inovasi digital, Pemkot Makassar turut memperkenalkan SALAMA sebagai pendekatan mitigasi bencana yang menyasar anak-anak usia sekolah. Program yang diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar ini menggabungkan edukasi kebencanaan dengan penguatan kesiapan mental anak dalam menghadapi situasi darurat.
SALAMA menggunakan metode Hypno-Shield, yakni pendekatan afirmasi positif berbasis hipnoterapi dan psikologi. Pelaksanaannya melibatkan Dinas Pendidikan, psikolog, serta Komunitas Hipnoterapi Makassar.
Melalui metode tersebut, siswa tidak hanya diberikan pemahaman mengenai prosedur keselamatan dan langkah penyelamatan saat bencana, tetapi juga dilatih mengendalikan rasa takut dan kepanikan ketika menghadapi kondisi darurat.
Munafri mengatakan, kesiapsiagaan bencana perlu dibangun melalui dua aspek, yakni pengetahuan teknis dan kesiapan psikologis. Dengan demikian, anak-anak diharapkan mampu memahami tindakan yang harus dilakukan sekaligus menjaga ketenangan saat terjadi bencana.





