
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Kembar Barombong, Kecamatan Tamalate. Proyek ini dinilai penting untuk mengurai kemacetan di jalur penghubung Makassar dengan Kabupaten Takalar dan wilayah selatan Sulawesi Selatan.
Namun, proses pengadaan tanah masih terkendala persoalan kepemilikan. Dalam rapat koordinasi bersama Kantor BPN/ATR Kota Makassar, ditemukan sejumlah bidang tanah yang masih diklaim oleh pihak berbeda.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengatakan, penyelesaian lahan menjadi prioritas Pemkot karena kesiapan dan kepastian hukum tanah merupakan syarat penting sebelum pembangunan fisik dapat berjalan.
“Jembatan Barombong itu adalah kebutuhan yang sangat mendesak untuk mengurai kemacetan. Ini menjawab kebutuhan dan aspirasi warga, sehingga kami percepat pembebasan lahan,” kata Munafri.
Dari hasil verifikasi, kebutuhan lahan untuk landasan jembatan diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare. Bagian utara dinilai relatif sudah clear and clean, sementara persoalan utama berada di sisi selatan.





