
”Kami menunggu hasil otopsi dari kedokteran dinyatakan meninggalnya karena apa, baru kita bicara langkah selanjutnya (penetapan tersangka),” kata Arya Perdana.
Sebelumnya, Korban sempat dibawa ke tiga rumah sakit berbeda, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS Islam Faisal pada Jumat (30/5). Dari Diagnosis awal, korban diduga menderita penyakit tipes disertai demam berdarah sebelum meninggal dunia.
Korban mengalami beberapa luka lebam dan sulutan rokok di tubuhnya. Korban dianiaya rekannya diduga tiga orang di depan sekolah setelah mengikuti ujian akhir pekan lalu.
(*)





