BusinessEducationLifestyleNasionalNews

OJK Dorong Literasi Keuangan Digital di Ambon, Generasi Muda Diminta Bijak Berinvestasi Kripto

Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, Provinsi Maluku masih menghadapi kesenjangan antara tingkat inklusi keuangan sebesar 81,04 persen dan literasi keuangan yang baru mencapai 40,78 persen.

Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai edukasi semacam ini sangat penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika sektor keuangan digital yang berkembang sangat cepat.

“Perubahan di sektor keuangan bahkan melampaui kecepatan regulasi. Karena itu, generasi muda perlu dibekali pemahaman yang kuat agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak,” ungkapnya.

BACA JUGA  OJK Pastikan Pasar Modal Indonesia Tetap Stabil Usai Rebalancing Indeks MSCI

Kuliah umum tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber dari OJK dan industri kripto, serta diikuti sekitar 400 mahasiswa dan sivitas akademika Universitas Pattimura.

Melalui program DFL, OJK terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi di berbagai daerah guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan digital.

Upaya ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang cerdas secara finansial, aman dalam beraktivitas digital, serta bijak dalam mengambil keputusan investasi berisiko tinggi. (*)

Lihat Semua

BACA JUGA  OJK Perpanjang Batas Waktu Laporan Keuangan dan Implementasi SLIK bagi Industri Asuransi
Previous page 1 2 3

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button