MakassarNews

Munafri Perluas Program Urban Farming untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan Warga

Pria yang akrab disapa Appi itu juga mengungkapkan keberhasilan kelompok urban farming di beberapa wilayah lain, salah satunya di Kecamatan Tamalate yang berhasil membudidayakan kangkung dengan masa panen sekitar tiga pekan dan menghasilkan ratusan kilogram setiap panen.

Hasil produksi tersebut bahkan telah terserap pasar lokal, termasuk program MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang membutuhkan pasokan sayuran secara rutin setiap hari.

Menurut Appi, pola kerja sama antara kelompok tani dan pasar lokal mampu menciptakan siklus ekonomi baru di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Lantik 369 Kepala Sekolah, Wali Kota Makassar Titip Amanah Sukseskan SPMB 2026 dan Percepat Transformasi Pendidikan

β€œIni memberi manfaat ganda. Warga mendapatkan tambahan penghasilan, sementara kebutuhan pasar juga terpenuhi,” katanya.

Selain fokus pada produksi pangan, Munafri juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga melalui pemanfaatan sisa makanan menjadi pupuk kompos sebagai bagian dari pertanian berkelanjutan.

Ia pun meminta para camat dan lurah lebih aktif memberikan pendampingan serta membuka akses bagi masyarakat agar program urban farming semakin berkembang dan terorganisir.

Tak hanya tanaman pangan, Pemkot Makassar juga mulai mendorong pengembangan kawasan berbasis tanaman herbal yang dinilai memiliki nilai ekonomi dan potensi menjadi identitas wilayah.

BACA JUGA  Sekda Zulkifly Dorong Percepatan Pemanfaatan Gedung DPRD Makassar Usai Penandatanganan BAST

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button