
Dinas Pendidikan diarahkan menyiapkan dukungan tenaga pendidik PAUD, sementara DPPPA akan mendukung layanan konseling dan pengasuhan anak.
Sekda Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan bahwa Tamasya Mulia merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Makassar yang telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar.
Menurutnya, program tersebut tidak sekadar menghadirkan layanan penitipan anak, namun juga mengedepankan aspek pendidikan dan pembentukan karakter sejak dini.
“Visi dari program ini bukan sekadar menitipkan anak, tetapi juga mendidik anak. Karena itu, kita membutuhkan pengasuh dan tenaga pendidik yang memiliki kapasitas dan sertifikasi yang baik,” ujar Andi Zulkifly.
Mantan Kepala Bappeda Makassar itu menjelaskan, tantangan utama program terletak pada penyediaan SDM profesional yang harus diimbangi dengan dukungan anggaran operasional yang memadai.
Ia menilai, konsep Tamasya Mulia memiliki tanggung jawab lebih besar dibanding layanan penitipan anak pada umumnya karena turut menghadirkan unsur pendidikan selama proses pengasuhan berlangsung.
Sebagai langkah awal, masing-masing OPD diminta menunjuk tiga pegawai yang dapat membantu operasional sementara sambil menunggu skema permanen disusun.





