
MCH juga menjadi ruang yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja. Munafri mengajak mahasiswa memanfaatkan fasilitas tersebut selama menjalani masa perkuliahan.
“Manfaatkan fasilitas yang ada di Makassar. Makassar Creative Hub bisa dimanfaatkan secara gratis untuk mengembangkan keterampilan, bakat dan kreativitas,” ujar Munafri.
Di sisi lain, Munafri memperkenalkan Lontara Plus, super apps milik Pemkot Makassar yang mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform.
Mahasiswa baru didorong memanfaatkan aplikasi tersebut bukan hanya untuk memperoleh informasi mengenai layanan pemerintah, tetapi juga sebagai kanal menyampaikan laporan apabila menemukan persoalan di lingkungan Kota Makassar.
Menurut Munafri, keterlibatan generasi muda dalam ekosistem digital pemerintahan dapat memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus membantu pemerintah merespons berbagai persoalan perkotaan dengan lebih cepat.
Selain soal pembangunan dan pemanfaatan layanan pemerintah, Munafri juga menitipkan pesan kepada mahasiswa baru untuk ikut menjaga kebersihan Kota Makassar.
Ia meminta mahasiswa, baik yang berasal dari luar daerah maupun yang sudah lama tinggal di Makassar, tidak membuang sampah sembarangan. Kebiasaan menjaga dan mengelola sampah, kata dia, harus dimulai dari lingkungan masing-masing, termasuk rumah maupun tempat kos.





