
“Mulai hari ini, mahasiswa baru yang datang di Kota Makassar, tolong jangan buang sampah sembarangan. Sampah harus dikelola, bukan hanya di kampus, tetapi juga di tempat kalian berdomisili,” tegasnya.
Munafri menekankan bahwa persoalan kebersihan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa yang menjadi bagian dari kehidupan Kota Makassar.
Ia berharap kepedulian terhadap lingkungan tersebut dapat menjadi bagian dari karakter mahasiswa selama menjalani kehidupan akademik di Makassar sehingga ikut mendukung terwujudnya kota yang sehat, bersih, dan nyaman.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Munafri juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dengan karakter dan akhlak. Menurutnya, calon pemimpin masa depan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik dan profesional, tetapi juga harus mempunyai tanggung jawab sosial.
“Kami butuh mahasiswa yang cerdas, pintar, tapi juga punya akhlak, akhlakul karimah,” tegasnya.
Munafri turut mengapresiasi Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa yang terus membangun kolaborasi dengan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas.





