
Munafri mengatakan, relokasi menjadi salah satu upaya untuk menciptakan kawasan usaha yang lebih tertata tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.
“Kita coba carikan tempat yang lebih baik, tertata, dan representatif. Jadi, aktivitas peternakan maupun jual beli hewan bisa dilokalisasi di tempat yang memang sesuai peruntukannya. Lingkungan juga bisa kita benahi,” ujar Munafri.
Siapkan Dukungan Permodalan bagi Peternak
Selain alternatif lokasi usaha, pemerintah kota juga merancang dukungan ekonomi bagi para peternak melalui fasilitasi akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak perbankan, termasuk Bank Sulselbar, agar pelaku usaha memiliki peluang memperoleh tambahan modal untuk mengembangkan usahanya di lokasi baru.
Untuk memastikan bantuan sesuai kebutuhan, Pemkot Makassar akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap para peternak. Pendataan ini mencakup kebutuhan fasilitas usaha hingga dukungan pembiayaan yang diperlukan dalam proses relokasi.
“Nanti kita data, apa yang dibutuhkan untuk mendukung usaha peternakan mereka. Kita fasilitasi akses permodalan melalui KUR,” kata Munafri yang akrab disapa Appi.





