MakassarNasionalNews

Dosen Geografi UNM Ubah Sampah Jadi Berkah: Dorong Masyarakat Gowa Kelola Limbah Organik untuk Konservasi Air

Dari Limbah Dapur Menjadi Pupuk dan Konservasi Air

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan. Melalui pelatihan dan praktik langsung, warga diajak mengolah sisa makanan dan limbah dapur menjadi kompos dan pupuk organik.

Tidak sekadar edukasi, kegiatan ini juga memperkenalkan teknologi pencacah sampah organik, sebuah inovasi sederhana yang mempercepat proses pengomposan dan mempermudah masyarakat dalam mengolah limbah sehari-hari.

Whatsapp Image 2025 10 23 At 14.53.51 (1)

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya diedukasi untuk memilah sampah, tetapi juga dilatih mengolah limbah organik menjadi kompos, pupuk, dan pakan ternak. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mengatasi penumpukan sampah yang selama ini kerap mencemari saluran air dan lingkungan sekitar.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Laksanakan Safari Ramadan di Kecamatan Panakkukang dan Tallo

Selama ini masyarakat menganggap sampah hanya sebagai sisa, padahal jika diolah dengan benar bisa menjadi sumber daya baru,” ujar Dinil Qaiyimah, ketua tim pengabdi.

Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga setiap rumah tangga.”

Tim pengabdi menilai, kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah perlu terus diperkuat. Sebab, permasalahan sampah kini telah menjadi salah satu penyebab utama kerusakan ekosistem, termasuk munculnya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan pencemaran sumber daya air.

BACA JUGA  Danny Pomanto Dampingi Pj Gubernur Tinjau Gedung Bulog, Pastikan Inflasi di Sulsel Terkendali

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button