
“Sekarang kami tidak lagi membuang sampah ke selokan. Justru kami berlomba membuat pupuk sendiri,” ungkap salah satu warga peserta pelatihan dengan antusias.
Kolaborasi dan Dukungan Penuh UNM
Program pengabdian ini menjadi contoh kolaborasi efektif antara kampus dan komunitas lokal dalam menjawab tantangan lingkungan. Tim dosen UNM berharap kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain di Sulawesi Selatan dan Indonesia pada umumnya.
Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak di lingkungan Universitas Negeri Makassar. Tim pengabdi menyampaikan apresiasi kepada Rektor UNM dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M UNM) atas dukungan pendanaan dan fasilitasi kegiatan melalui hibah PNBP tahun 2025.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Fakultas MIPA dan Jurusan Geografi UNM yang turut berperan aktif dalam membantu pelaksanaan program hingga selesai dengan baik.
Menanam Nilai Keberlanjutan dari Rumah Sendiri
Kegiatan PkM ini menjadi contoh nyata bahwa perubahan besar dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga.
Melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, program ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan yang aplikatif dapat menciptakan dampak nyata bagi keberlanjutan sumber daya air dan peningkatan kualitas hidup warga.





