LifestyleTech

Mobil Listrik Terobos Genangan, Seberapa Aman Sebenarnya?

Berbeda dengan mobil bensin yang membutuhkan udara untuk proses pembakaran, mobil listrik tidak memiliki saluran udara masuk (intake) dan saluran pembuangan (exhaust).

Artinya, mobil listrik tidak berisiko mengalami water hammer, yaitu kondisi ketika air masuk ke ruang bakar dan merusak piston serta blok mesin.

  1. Sistem Keselamatan Otomatis dan Sensor Kebocoran

Mobil listrik juga dilengkapi sistem manajemen baterai (Battery Management System/BMS) yang sangat sensitif. Sensor akan memantau isolasi arus listrik secara terus-menerus.

BACA JUGA  Mengungkap Keistimewaan Greenland: Pulau Es yang Menyimpan Banyak Rahasia Alam

Jika terdeteksi kebocoran arus atau indikasi air masuk ke area sensitif, sistem akan otomatis memutus aliran listrik dari baterai ke kendaraan dalam hitungan milidetik.

Fitur ini memastikan bodi mobil dan air di sekitarnya tidak teraliri listrik yang membahayakan penumpang maupun orang di luar kendaraan.

Namun perlu diingat, komponen pendukung seperti sistem pengereman, suspensi, dan interior tetap memiliki batas toleransi air yang sama seperti mobil konvensional.

  1. Batas Toleransi dan Risiko Jangka Panjang
BACA JUGA  Investasi Emas: Berapa Lama Bisa Memberikan Keuntungan?

Meski lebih aman dari risiko kerusakan mesin mendadak, menerjang banjir tetap bukan tindakan yang dianjurkan.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button