NasionalNews

OJK Buka Peluang Data Lintas Batas RI–AS, Tekankan Pengawasan Ketat dan Mitigasi Risiko

Dampak Positif bagi Perbankan

Implementasi data lintas batas diperkirakan membawa sejumlah manfaat bagi industri perbankan nasional, antara lain:

  • Efisiensi operasional: Memungkinkan pemanfaatan teknologi global seperti cloud computing.
  • Peningkatan inovasi layanan: Mendukung pengembangan layanan digital berbasis pusat data internasional.
  • Fleksibilitas infrastruktur: Memberikan keleluasaan bagi bank dalam mengelola sistem teknologi informasi.

Di balik peluang tersebut, OJK mengingatkan adanya sejumlah risiko yang harus diantisipasi oleh pelaku industri.

Dian menekankan pentingnya kesiapan dalam menghadapi potensi kerentanan sistem, terutama yang melibatkan lintas yurisdiksi.

BACA JUGA  OJK Nilai Bank Muamalat Indonesia Punya Daya Tarik Kuat di Tengah Pencarian Investor

“Ketahanan siber dan kesiapan pemulihan insiden lintas negara menjadi perhatian penting, termasuk risiko yurisdiksi terhadap penyedia layanan di luar negeri,” jelasnya.

Adapun beberapa risiko utama yang menjadi perhatian meliputi:

  • Konsentrasi ketergantungan: Tingginya ketergantungan pada penyedia jasa TI asing.
  • Kerentanan siber: Potensi serangan yang lebih kompleks dalam ekosistem lintas negara.
  • Tantangan hukum: Kompleksitas penanganan insiden di yurisdiksi berbeda.

Sebagai langkah mitigasi, OJK mewajibkan seluruh bank untuk mematuhi regulasi terkait manajemen risiko teknologi informasi dan perlindungan data konsumen.

BACA JUGA  Bunda PAUD Melinda Aksa Dorong Operasional Lima PAUD Negeri di Makassar

Selain itu, OJK juga berkomitmen memperkuat koordinasi antarotoritas serta meningkatkan kapasitas pengawasan berbasis teknologi.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button