MakassarNews

Warga Tamalanrea Tolak PSEL Dekat Permukiman, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Lokasi

“Sampai sekarang kami belum mengetahui secara jelas apakah AMDAL itu benar-benar ada atau belum. Ini yang membuat masyarakat semakin khawatir,” tegasnya.

Penolakan juga datang dari kalangan ibu rumah tangga. Salah satu warga Tamalanrea, Desina, mengaku khawatir karena lokasi pembangunan PSEL disebut sangat dekat dengan kawasan tempat tinggal warga.

“Saya tinggal tidak jauh dari lokasi yang direncanakan. Karena itu wajar jika kami merasa khawatir dan menolak pembangunan di wilayah kami,” ucapnya.

BACA JUGA  Pameran Foto F8 Makassar Hadirkan Momen Bersejarah selama 7 Tahun

Desina mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar yang dinilai membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Namun, ia berharap pemerintah tidak terburu-buru mengambil keputusan, termasuk terkait rencana penandatanganan kontrak dengan pihak perusahaan.

Ia menegaskan masyarakat tidak menolak program pengolahan sampah menjadi energi listrik. Akan tetapi, warga keberatan apabila fasilitas tersebut dibangun terlalu dekat dengan permukiman.

“Kami tidak menolak proyeknya. Yang kami tolak adalah lokasinya, karena berada sangat dekat dengan rumah warga,” jelasnya.

BACA JUGA  Transformasi Digital Berbuah Prestasi, Makassar Raih Mbizmarket Award 2025

Menurut Desina, pembangunan fasilitas pengolahan sampah semestinya memperhatikan jarak aman dari kawasan permukiman agar tidak menimbulkan risiko kesehatan maupun pencemaran lingkungan.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button