MakassarNewsPolitik

Tim Pengabdian Unhas Bantu BUMDes Bone Tingkatkan Mutu Produksi Tepung Sukun

“Kami berharap tepung sukun dapat menjadi salah satu produk unggulan desa yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Andi Syamsu Alam.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tea Malala, yang juga Pengelola BUMDes Temmapettue, Fitriani, Amd.Keb., menjelaskan bahwa selama ini produksi tepung sukun telah berjalan, namun kualitas produk belum seragam karena belum memiliki standar proses yang baku. Pelatihan ini dapat membantu BUMDes menghasilkan tepung sukun dengan mutu yang lebih stabil, sehingga lebih mudah memenuhi kebutuhan pasar dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

BACA JUGA  Unhas Siapkan Gelar Honoris Causa untuk Xanana Gusmao

Ketua Tim Pengabdian Unhas, Dr. Muhammad Asfar, S.TP., M.Si., menjelaskan bahwa selain memperkenalkan teknologi baru, kegiatan ini juga membangun ekosistem usaha berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan. Sukun memiliki kandungan pati yang tinggi sehingga berpotensi menjadi bahan baku berbagai produk pangan. Tantangan utama selama ini adalah umur simpan buah yang pendek, sehingga diperlukan teknologi pengolahan untuk mempertahankan kualitas sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.

“Kita ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap sukun. Jangan hanya dijual sebagai buah segar ketika musim panen, tetapi diolah menjadi tepung yang memiliki umur simpan lebih panjang, mutu yang lebih baik, dan dapat menjadi bahan baku berbagai produk pangan bernilai tambah,” kata Dr. Asfar.

BACA JUGA  Pickleball Jadi Olahraga Alternatif yang Menarik dan Fleksibel di Kalimantan Timur

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button