
Melalui penguatan kapasitas produksi berbasis teknologi, Tim Fakultas Teknologi Pertanian Unhas berharap BUMDes Temmapettue dapat berkembang sebagai pusat pengolahan tepung sukun di Desa Tea Malala sekaligus menjadi penggerak industri pangan lokal berbasis komoditas unggulan Kabupaten Bone.
“Harapan kami, Desa Tea Malala tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil sukun, tetapi juga sebagai sentra tepung sukun berkualitas yang mampu memasok kebutuhan industri dan UMKM, serta menjadi produk unggulan Kabupaten Bone yang dapat dipasarkan hingga ke berbagai daerah di Indonesia,” tutup Dr. Asfar.(*/asf/ir)





