
“Kami berharap masyarakat menjadi bagian dari solusi. Mulailah memilah sampah dari rumah, karena pengelolaan sampah yang baik dimulai dari kebiasaan sederhana. Jika semua ikut berpartisipasi, beban TPA akan berkurang dan lingkungan Kota Makassar akan menjadi lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Aswin.
Melalui edukasi yang terus dilakukan, DLH Kota Makassar berharap masyarakat tidak lagi memandang sampah sebagai limbah yang harus dibuang seluruhnya, melainkan sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai apabila dikelola dengan baik.
Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat melalui pemilahan dari sumber serta pemanfaatan inovasi seperti TEBA, komposter, maggot, eco enzyme, dan bank sampah, target Makassar Bebas Sampah 2029 diharapkan dapat terwujud sekaligus mendukung kebijakan nasional menuju sistem pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. (*)





